190311
ya, aku terbiasa seperti ini. terisak dalam kebisuan. karena dalam hidupku, suaraku tak akan pernah berguna.
jangan tanya aku, karena aku terbiasa seperti ini. bermain dalam kegelapan tanpa pernah tau apa yang ku mainkan. apakah pisau ataukah silet.
karena, ya, aku terbiasa seperti ini. bernafas dengan tertatih dan tersendat. layaknya orang yang ingin menyuarakan sesuatu tapi tak pernah bisa.
kumohon, jangan tatap aku seperti itu. aku terbiasa seperti ini. tertawa getir seorang diri di pojok ruangan. hingga pagi menjelang. hingga cahaya matahari dapat ku reguk dengan lega. hingga beban yang disini, di hatiku, terurai layaknya auksin pada tumbuhan.
aku cukup terbiasa dengan duniaku. zonaku sendiri. otakku sudah merekam ini semua, dan ragaku pun menghafal secara otomatis.
jangan coba untuk jadi pahlawan di duniaku jika kau tak berlapang hati. kau pun tak pernah tau aral apa yang melintang di depan. sekali lagi, tidak! jangan coba jadi pahlawanku jika kau tak mampu menekan egomu. karena aku tau, nantinya egomu akan jadi pedang yang menusukku.
aku adalah apa yang kau benci. aku adalah apa yang kau jauhi. aku adalah apa yang kau takuti. aku adalah bencanamu. aku bukan euforia mu. aku bahkan bukan suatu keindahan seorang wanita.
aku mungkin mimpi terburukmu.
apa yang kau cari di duniaku? apa yang kau harapkan dariku? apa yang kau inginkan dari hatiku?
no, you can’t see anything bout me!
190311
ya, aku terbiasa seperti ini. terisak dalam kebisuan. karena dalam hidupku, suaraku tak akan pernah berguna.
jangan tanya aku, karena aku terbiasa seperti ini. bermain dalam kegelapan tanpa pernah tau apa yang ku mainkan. apakah pisau ataukah silet.
karena, ya, aku terbiasa seperti ini. bernafas dengan tertatih dan tersendat. layaknya orang yang ingin menyuarakan sesuatu tapi tak pernah bisa.
kumohon, jangan tatap aku seperti itu. aku terbiasa seperti ini. tertawa getir seorang diri di pojok ruangan. hingga pagi menjelang. hingga cahaya matahari dapat ku reguk dengan lega. hingga beban yang disini, di hatiku, terurai layaknya auksin pada tumbuhan.
aku cukup terbiasa dengan duniaku. zonaku sendiri. otakku sudah merekam ini semua, dan ragaku pun menghafal secara otomatis.
jangan coba untuk jadi pahlawan di duniaku jika kau tak berlapang hati. kau pun tak pernah tau aral apa yang melintang di depan. sekali lagi, tidak! jangan coba jadi pahlawanku jika kau tak mampu menekan egomu. karena aku tau, nantinya egomu akan jadi pedang yang menusukku.
aku adalah apa yang kau benci. aku adalah apa yang kau jauhi. aku adalah apa yang kau takuti. aku adalah bencanamu. aku bukan euforia mu. aku bahkan bukan suatu keindahan seorang wanita.
aku mungkin mimpi terburukmu.
apa yang kau cari di duniaku? apa yang kau harapkan dariku? apa yang kau inginkan dari hatiku?
no, you can’t see anything bout me!
Posted 1 year ago